Kamis, 19 Februari 2009

Sir Winston Churchill


SIR WINSTON

CHURCHILL

PADA TAHUN 1940 INGGRIS berperang melawan Jerman dan merasa terancam oleh bahaya invasi. Terpilihnya Churchill menjadi perdana menteri memenuhi harapan rakyat Inggris. Ia memimpin negerinya selama perang dunia II, perang terburuk yang pernah terjadi di dunia. Di markas bawah tanahnyaia menyusun rencana untuk memenangkan perang. Kejayaannya pada masa perang muncul pada saat mencengangkan. Ketika itu ia berusia 66 tahun dan tidak menduduki jabatan penting apa pun di pemerintahan. Ia mendesak Inggris untuk menyusun kekuatan militer melawan Jerman. Para buruh masih ingat bagaimana ia mengekang aksi mogok umum 1926 dan memotong gaji mereka. Tapi semua itu dilipakan saat Inggris memenangkan perang. Ia dielu-elukan sebagai seorang politisi terbesear abad ini.

PERDANA MENTERI MASA PERANG

Sebagai panglima perang, Churchill banyak mengunjungi kota-kota yang dibom Jerman dan menyemangati rakyat. Tanda jari “v” yang berarti “victory” (kemenangan) menggalang Inggris untuk memenangkan perang. Karya terpenting dilakukan dari balik layar, yaitu memimpin Inggris untuk menang perang. Ia menemui pemimpin Soviet dan Amerika Serikat untuk menyusun strategi perang dan syarat perdamaian pascaperang. Churchill juga pelukis amatir yang antusias. Ia juga banyak menulis buku sejarah. Hobi ini ia tekuni sesudah ia kehilangan jabatan sebagai perdana menteri karena kalah dalam pemilu 1945. Tetapi tahun 1951 ia kembali jadi perdana menteri. Sealam Perang Dunia ke II, Churchill membuat banyak siaran radio yang membakar semangat bangsanya. Ia secara lugas memaparkan keadaan sebenarnya serta hal-hal mengerikan yang sudah berada di depan mata. Namun ia menjamin bahwa musuh akhirnya akn bias ditaklukkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar